Ajarkan anak mu Al-fatiha

Motivasi Hijrah Indonesia
Bismillah.
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh..
AJARKAN ANAKMU AL-FATIHAH
Berapa kali kita membaca Surah Al-Fatihah setiap hari?
Bagi kita seorang muslim minimal kita akan membaca Surah Al-Fatihah sebanyak 17 kali dalam sehari, sesuai dengan jumlah bilangan rakaat sholat Wajib. Karena seringnya surat ini dibaca, sampai-sampai Allah menyebutnya sebagai As-Sab’ul Matsani, yang berarti “Tujuh (ayat) yang berulang-ulang”.
Berapa pahala yang kita dapatkan dengan membaca Surah Al-Fatihah?
Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan ﺍﻟﻢ satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.”
(HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
Maka dari itu, Wahai Ibu dan Ayah Jangan Biarkan orang lain yang mengajarkan Al Fatihah untuk Anakmu karena Alasannya sungguh menusuk Hati.
Banyak orangtua saat ini yang menyerahkan anaknya pada pengasuh, pada mertua, atau pada guru-guru di sekolah. Dan hanya menyisakan anak-anak fasilitas mewah serta banyak uang untuk memenuhi kebutuhannya.
Padahal Anak adalah investasi akhirat, sungguh rugi jika kita kehilangan banyak investasi hanya gara-gara malas meluangkan waktu setidaknya satu jam saja sehari untuk mendidik dan mengajari anak.
Wahai Ibu dan Ayah sadarkah bahwa setiap kali anak kita membaca surah Al Fatihah sepanjang hidupnya, pahalanya akan mengalir pada orang yang mengajarkannya?
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)
Syaikh Abdurrazaq hafidzhahullah berkisah : Ada seorang wanita yang cerdas, namun ia lebih memilih menjadi seorang pengajar di sekolah Taman Kanak-Kanak (TK). Tatkala ditanya ; “Kenapa ukhti lebih memilih mengajari anak-anak TK?”
Dia mengatakan : “Saya ingin mereka belajar Al-Fatihah dari saya, bukan orang lain yang mengajari mereka. Jika anak-anak itu belajar Al-Fatihah dari saya kemudian mereka akhirnya shalat seumur hidupnya, maka pahala amalan Al-Fatihah akan terus mengalir kepada saya”
Betapa besarnya keutamaan mengajarkan Al-Fatihah kepada anak kita. Silahkan dibayangkan kalau amalan yang kita ajarkan secara langsung itu dilakukan selama hidupnya, kemudian diajarkannya lagi kepada anaknya dan seterusnya, maka Insya Allah kita akan panen pahala di akhirat kelak.
Jadi, masih rela kalau sekedar bacaan Surah Al-Fatihah diajarkan oleh orang lain kepada anak Anda?
Semoga Bermanfaat..
Sri Wahyuni | @Yunsriway | #Yunsriway
— bersama Kirei Namida.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jagalah lisan mu

Keutamaan berpuasa senin dan kamis

Berbuat baik kepada wanita