Catatan santri

Dahulu para pahlawan melawan para penjajah demi meraih kemerdekaan bangsa Indonesia, mereka tidak hanya mengorbankan pikiran dan keringat saja, tetapi waktu, harta, keluarga (orang yang dicintai) bahkan  jiwa raga mereka korbankan. Apakah dizaman sekarang masih ada pahlawan dan bisakah kita menjadi pahlawan? silahkan dijawab dan direnungkan. kita bisa mulai berpikir, merenung dan memaknai posisi hidup kita. paling tidak kita sadar apa yang seharusnya kita lakukan sekarang ini.
       Pahlawan dahulu melawan penjajah, pahlawan sekarang dapat dikatakan orang atau siapa saja yang bisa melawan nafsu, kemalasan, menunda-nunda kebaikan dan dia dapat meminimalisir atau membuang pikiran negatif (su'udhon), sifat / perilaku negatif dan perbuatan negatif. Terpenting dalam penerapannya yaitu kita sebagai manusia biasa akan selalu berniat dan melakukan hal yang baik/positif sebagaimana tertera diatas dimanapun dan kapanpun kita berada. Sebagai contoh yang sangat relevan dizaman sekarang adalah menjadi pahlawan di dunia internet atau medsos, hentikan ujar kebencian, saling menghujat, apalagi memfitnah hanya karena tujuan yang berbeda, tanamkan rasa kedewasaan sehingga tumbuh tenggang rasa, menghormati dan menghargai orang lain, walaupun itu tidak sepadan. Karena memang hidup tak akan bisa sama persis, pasti ada perbedaan karena itu merupakan sunni dan sebuah rahmat untuk kita semua. Untuk selanjutnya setelah kita bisa menjadi pahlawan diri sendiri, kita berihtiar dilanjutkan untuk menjadi pahlawan orang tua, keluarga, agama, lingkungan, guru, masyarakat, bangsa dan Negara.
   seharusnya ada rasa kita malu terhadap para pahlawan kita yang bersungguh dalam berjuang untuk masa depan bangsa kita Indonesia. Ya Allah berikanlah mereka nikmah dan balasan yang sesuai di alam sana dan jadikanlah kami orang-orang yang bisa melanjutkan dan memperjuangkan jerih paya mereka. 

semoga ada manfaat. Wallahu a'lam.🙏🏽

Selamat Hari Pahlawan🙃 10 November 2018.
catatan Kang Santri Gading.👌🏾

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jagalah lisan mu

Keutamaan berpuasa senin dan kamis

Berbuat baik kepada wanita