Daun yang jatuh pun tak lepas dari pengawasan Allah

Motivasi Hijrah Indonesia
DAUN yang jatuh pun sudah diatur oleh-Nya, termasuk pertemuanmu dengan seseorang. Tidak ada yang namanya kebetulan. Semua sudah terancang dengan indah disuratan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
.
“Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (QS.Thaha: 3)
.
Namun, jika kehadirannya membuat kehidupanmu terusik, berbicarala kepadanya.
Tak perlu merasa sungkan jika memang dirimu menginginkannya pergi darimu. Ia pasti akan baik-baik saja asal kamu mau mengatakan yang sebenarnya. Jika memang kau menginginkannya pergi darimu, maka jangan gunakan caramu yang perlahan menyakitinya.
.
Katakan yang sebenarnya ia pasti dapat menerimanya, bahkan jika kau memintanya untuk pergi darimu, walaupun dengan berat hati ia akan pergi menjauh darimu.
.
Percayalah bahwa dirinya akan baik-baik saja, jadi tidak perlu takut kamu akan menyakitinya setelah kamu mengatakan keinginanmu. Lebih baik katakan semua yang ingin kamu katakan diawal. Bicaralah dengan baik-baik agar ia paham dan mengerti apa maumu dan keinginanmu.
.
Dirinya akan lebih menghargaimu jika kamu bisa berkata jujur padanya. Semakin lama kamu menyimpan keinginanmu, kamu akan semakin menyakitinya. Lebih baik katakanlah jika memang kamu menginginkannya menjauh darimu. Tidak perlu merubah sikapmu yang membuatnya tersakiti agar membuatnya pergi menjauhimu.
.
Jangan sampai tidakanmu menyisahkan luka pada hatinya, karena saat kamu menyakiti orang lain, urusanmu bukan hanya dengan orang yang kamu sakiti tersebut, tetapi dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
.
Meskipun ia telah memaafkanmu. Mungkin kamu bisa lega, tapi kini urusanmu justru dengan pencipta-Nya. Allah yang akan membalas semua rasa sakit yang ia derita.
.
Karena bila hati sudah tersakiti kadang beribu maaf yang kamu ucapkan takkan lagi bisa mengembalikan kebahagiaan yang telah kamu ambil darinya.
.
Maka jagalah dirimu, agar tak sembarangan menyakiti orang lain, karena Allah takkan tinggal diam. Sebab, Allah melihat semua yang kamu lakukan, termasuk saat kamu menyakiti orang lain, dan disitulah nanti Allah akan memberi pelajaran atau balasan atas apa yang kamu lakukan.
.
" dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula)...." (QS. Al-An'aam: 59)
.
Menyakiti hati orang lain yang merupakan
salah satu perbuatan dosa juga tentunya akan membuahkan balasan yang setimpal dengan apa yang sudah dilakukan. Balasan ini juga akan diberikan langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala pada orang yang membuat hal tersebut. Allah Subanahu wa Ta'ala berfirman:
.
"Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang dzalim. Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada dosa atas mereka. Sesungguhnya doa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dan melampaui batas dimuka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya perbuatan demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan."(QS. Asy-Syuura’: 39-43).
.
Jadi, sebelum kamu ingin melakukan sesuatu pada orang lain, ingatlah bahwa urusanmu bukan hanya dengannya, tapi juga dengan pencipta-Nya.
.
Katakan keinginanmu padanya, insyaAllah dirinya akan mengabulkan permintaanmu tuk pergi menjauh darimu tanpa harus menyakitinya lebih dalam lagi.
— bersama El

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jagalah lisan mu

Keutamaan berpuasa senin dan kamis

Berbuat baik kepada wanita