Pujian manusia hanya sepanjang lidah
otivasi Hijrah Indonesia
Sadar tidak ?
Sedikit banyak, penilaian manusia memang berpengaruh besar pada perasaan dan otak kita,
Kita bisa tiba-tiba sedih
Bisa tiba-tiba tidak semangat
Bahkan bisa tiba-tiba putus asa
.
Ada seseorang yang tiba-tiba melepas jilbabnya
Hanya karena dinilai temannya jika penampilannya terlihat lebih tua
Ada yang tiba-tiba berhenti dari pekerjaannya,
Hanya karena dinilai tetangganya gaji tidak sepadan dengan kerja
.
Dan masih banyak lagi, hal-hal yang tanpa disadari, yang bahkan awalnya menurut kita itu benar,
Justru kita lepas hanya karena terlalu termakan oleh segala komentar dan penilaian orang lain
.
Pujian manusia hanya sepanjang lidahnya
Pun juga dengan hinaannya
Gaji berjuta-juta pun tak menjamin datangnya bahagia
Hidup sederhana dan apa adanya, bukan juga berarti sengsara
.
Dah yuk ah,
Jangan terlalu dipikirkan penilaian manusia dengan segala prasangkanya,
Jangan ciutkan hati diri sendiri dengan mengotorinya dengan komentar-komentar menjatuhkan,
Biarkan mereka bebas menyirami rumput kita,
Urusan kita bukan untuk menanggapi apalagi membalasnya,
Urusan kita hanyalah kesaksian nanti yang akan dimintai oleh Allah Subhanahu wa ta'ala..
.
.
DAN TERSENYUMLAH, KARENA PAHALA SEDANG DITRANSFER KEPADAMU
Sadar tidak ?
Sedikit banyak, penilaian manusia memang berpengaruh besar pada perasaan dan otak kita,
Kita bisa tiba-tiba sedih
Bisa tiba-tiba tidak semangat
Bahkan bisa tiba-tiba putus asa
.
Ada seseorang yang tiba-tiba melepas jilbabnya
Hanya karena dinilai temannya jika penampilannya terlihat lebih tua
Ada yang tiba-tiba berhenti dari pekerjaannya,
Hanya karena dinilai tetangganya gaji tidak sepadan dengan kerja
.
Dan masih banyak lagi, hal-hal yang tanpa disadari, yang bahkan awalnya menurut kita itu benar,
Justru kita lepas hanya karena terlalu termakan oleh segala komentar dan penilaian orang lain
.
Pujian manusia hanya sepanjang lidahnya
Pun juga dengan hinaannya
Gaji berjuta-juta pun tak menjamin datangnya bahagia
Hidup sederhana dan apa adanya, bukan juga berarti sengsara
.
Dah yuk ah,
Jangan terlalu dipikirkan penilaian manusia dengan segala prasangkanya,
Jangan ciutkan hati diri sendiri dengan mengotorinya dengan komentar-komentar menjatuhkan,
Biarkan mereka bebas menyirami rumput kita,
Urusan kita bukan untuk menanggapi apalagi membalasnya,
Urusan kita hanyalah kesaksian nanti yang akan dimintai oleh Allah Subhanahu wa ta'ala..
.
.
DAN TERSENYUMLAH, KARENA PAHALA SEDANG DITRANSFER KEPADAMU
Komentar
Posting Komentar